07/09/2016

Nomor WhatsApp Layanan Pengaduan/Pertanyaan Dokumen Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri

Dalam rangka meningkatkan layanan Administrasi Kependudukan, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri) Republik Indonesia, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH., MH., membuka layanan pengaduan atau pertanyaan terkait dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), dll.

Nomor WhatsApp Layanan Pengaduan/Pertanyaan Dokumen Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri

Layanan pengaduan atau pertanyaan melalui nomor WhatsApp ini dapat dihubungi oleh seluruh lapisan masyarakat untuk mempermudah dan memperlancar masyarakat mendapatkan informasi dan menyelesaikan masalah dokumen kependudukan yang diperlukan.

Untuk layanan pengaduan atau pertanyaan terkait dokumen kependudukan tersebut, silakan ajukan melalui salah satu dari 3 (tiga) nomor WhatsApp berikut yaitu 081315252920, 081315252921, dan 081315252912.

Sedangkan format pengaduan atau pertanyaan dengan format sebagai berikut :

Nama :
NIK :
Kabupaten/Kota :
Nomor WA/HP :
Isi Pengaduan/Pertanyaan :


Selain itu, layanan pengaduan atau pertanyaan dokumen kependudukan juga dapat diajukan melalui Pejabat Dukcapil di daerah masing-masing. Silakan download nomor HP dan WhatsApp Pejabat Dukcapil Daerah melalui link berikut :

Layanan Pengaduan Melalui Pejabat Dukcapil Daerah

Informasi layanan pengaduan ini juga dapat diakses melalui website Kemendagri berikut :

www.kemendagri.go.id

Agar dapat di-share secara bebas dan luas melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, WhatsApp, Instagram, Path dll, silakan copy file layanan pengaduan dalam format foto (jpg) berikut :

Nomor WhatsApp Layanan Pengaduan/Pertanyaan Dokumen Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri
Nomor WhatsApp Layanan Pengaduan/Pertanyaan Dokumen Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri

Semoga informasi layanan pengaduan/pertanyaan ini dapat bermanfaat serta dapat dipergunakan secara bijak dan bertanggung jawab.

Sumber : www.dukcapil.kemendagri.go.id