Saberpungli.id, Website Layanan Aduan dan Lapor Pungli

Pemerintah sangat serius dalam mengupayakan pemberantasan praktik pungutan liar (pungli). Saat ini, untuk memudahkan partisipasi masyarakat, pemerintah telah membuka beberapa layanan atau saluran komunikasi yang dapat diakses dan digunakan oleh masyarakat untuk menyampaikan aduan atau membuat laporan jika merasakan atau melihat dan menemukan adanya praktek pungli.

Saberpungli.id, Website Layanan Aduan dan Lapor Pungli

Salah satu layanan atau saluran komunikasi yang dapat digunakan untuk menyampaikan aduan atau membuat laporan jika merasakan atau melihat dan menemukan adanya praktek pungli, yakni masyarakat dapat mengakses situs Saber Pungli di alamat saberpungli.id.

Menko Polhukam Wiranto selaku penanggung jawab Operasi Pemberantasan Pungutan Liar (OPP) melalui Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) mengajak peran aktif masyarakat dalam mendukung pemberantasan pungli di seluruh wilayah Indonesia. Untuk itu, pemerintah telah menyediakan sejumlah saluran khusus bagi masyarakat dalam melaporkan segala bentuk pungutan liar yang terjadi.

"Masyarakat yang sangat paham menggunakan internet, disiapkan situs saberpungli.id. Kirim, formatnya langsung keluar nanti. Nanti ada registrasinya dulu, ada kolom-kolomnya langsung diisi, di sana juga ada pelaporannya bagaimana, dan itu langsung masuk ke pusat Satgas, dan nanti penyelesaiannya bisa dicek kembali oleh pelapor," kata Menko Polhukam, seperti dikutip dari rilis laman situs Setkab.go.id (21/10/2016).

Saberpungli.id, Website Layanan Aduan dan Lapor Pungli

Selain melalui situs saberpungli.id, pemerintah juga memfasilitasi bagi masyarakat yang ingin melapor pungli melalui pesan singkat (SMS) dan melalui sambungan telepon (Call Center). SMS dengan nomor 1193 dan Call Center dengan nomor 193.

Menko Polhukam menjamin identitas pelapor pungli akan dirahasiakan. "Jangan sampai nanti masyarakat ragu-ragu karena identitasnya disebarluaskan. Tapi kita butuh persiapan di Satgas, kira-kira kita butuh seminggu untuk menyiapkan perangkat dan operator. Sekretariat di Kantor Polhukam, di sana kita disain markas komandonya, sehingga nanti setiap saat bisa kita cek di sana," pungkasnya.
Labels: Umum
Back To Top